Borepile Proyek Wakita
Latar Belakang PT Waskita dan Kebutuhan Fondasi
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Waskita) adalah salah satu kontraktor besar nasional yang menangani proyek infrastruktur Indonesia seperti jalan tol, jembatan, gedung, serta fasilitas transportasi dan utilitas. Waskita bersama anak usahanya PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) juga fokus pada penyediaan produk struktur beton dan pondasi dalam untuk konstruksi besar. Pada tahun 2022, berbagai proyek infrastruktur yang dikelola Waskita dan WSBP mencakup pekerjaan pondasi dalam (deep foundations) karena kondisi tanah yang menuntut sistem borepile atau pile untuk menopang struktur di atasnya.
📍 Proyek Terkait Pile Works oleh Waskita di Tahun 2022
Walaupun tidak semua proyek dipublikasi detil, beberapa proyek besar Waskita di sekitar 2022 yang melibatkan pekerjaan bore pile atau sistem pondasi dalam meliputi:
🔹 1. Proyek Jalan Tol dan Elevated Structure
Pekerjaan Waskita pada sejumlah proyek jalan tol termasuk underground works seperti bore pile dan pile cap yang menjadi dasar struktur elevated atau flyover. Pekerjaan ini meliputi:
-
Persiapan area dan site setup.
-
Pengeboran tiang pondasi sesuai dengan desain (diameter dan kedalaman tertentu).
-
Pemasangan tulangan, pengecoran beton, dan curing (pengeringan).
Wilayah pekerjaan ini termasuk proyek tol seperti Jakarta–Cikampek II Elevated, di mana lingkupnya melibatkan bore pile foundation untuk struktur bawah yang kuat.
🔹 2. Suplai Spun Pile oleh Waskita Beton Precast
Meski bukan borepile konvensional yang dibuat di lokasi, pada 2022—melalui anak usaha WSBP—ketergantungan pada pondasi tiang dalam juga tercermin lewat kontrak spun pile (tiang beton putar). Produk spun pile ini dipakai pada proyek-proyek infrastruktur besar seperti jalan tol Kamal–Teluknaga–Rajeg–Balaraja (Kataraja) sebagai bagian dari dukungan pondasi awal.
📌 Tahapan Umum Pekerjaan Borepile di Proyek Waskita
Meskipun detail tiap lokasi proyek bisa berbeda, tahapan pekerjaan fondasi borepile pada proyek Waskita secara umum mencakup:
-
Survey dan Layout Lokasi
Penentuan titik-titik pondasi berdasarkan gambar desain teknik. -
Mobilisasi Alat dan Material
Pengadaan rig pengebor (drilling rig), casing, tulangan baja, dan beton. -
Pengeboran Tiang
Mesin bor memproduksi lubang hingga kedalaman desain; casing sementara dipasang bila perlu. -
Pemasangan Tulangan
Besi tulangan dimasukkan ke lubang bor sesuai spesifikasi. -
Pengecoran Beton
Beton dituangkan melalui pipa tremie atau metode lain agar kualitasnya stabil. -
Kontrol Mutu dan Uji Bearing
Pemeriksaan mutu beton, dimensi tiang, serta uji daya dukung tiang dilakukan.
Seluruh tahapan ini memastikan pondasi siap mendukung struktur di atasnya seperti pile cap, kolom, atau struktur elevated.





